bagi Anda yang sedang belajar trading atau mencari pengalaman live trading tanpa perlu keluar modal uang pribadi, silahkan bergabung dengan broker yang mamberikan bonus gratis tanpa deposit
jumblah modal yang bisa diperoleh pun tak terbatas
caranya cukup mudah hanya dengan bergabung di forum yang di sponsori oleh salah satu broker kemudian kita aktif disana
setiap post yang kita buat akan dibayar $0,25 lumayan lah buat trading tapi perlu diingat bahwa setiap hari kita hanya diperbolehkan membuat 30 post dengan kata lain jika kita bisa membuat 30 post perhari maka kita akan mendapatkan modal sekitar $7/hari
forum ini sebenarnya milik malaysia tetapi disana lebih banyak trader indonesia
tunggu apalagi segera bergabung sekarang karena promo ini akan segera berahir

klik disini untuk mengunjungi forumnya
bagi yang ingin bergabung silahkan klik disini


manfaatkanlah kesempatan ini dengan baik karena kesempatan tidak akan datang untuk kedua kalinya

Waw, 82% PSK di Sarirejo-Salatiga Terinfeksi IMS

Posted by admiral on Tuesday, March 13, 2012

Ilustrasi
SALATIGA - Sebanyak 82 persen dari 238 Pekerja Seks Komersial (PSK) penghuni kompleks Sarirejo (dulu lokalisasi Sembir) terinfeksi penyakit infeksi menular seksual (IMS).
 
Kepala Dinas Kesehatan Kota Salatiga (Dinkes) dr Suryaningsih melalui Kabid P3M dr Errytrina kepada wartawan, Kamis (6/11) mengatakan, data tersebut berdasarkan temuan hasil tes/pemeriksaan vagina (sekret) pada penghuni di Puskesmas Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo, Salatiga.
 
"Pemeriksaan itu dilakukan setiap seminggu dua kali, yakni Selasa dan Kamis," kata Errytrina, siang kemarin. Dia menjelaskan, pemeriksaan bersifat wajib, bahkan penekanan terhadap para germo atau mami, dan PSK. Namun masih banyak yang enggan memeriksakan diri.
 
"Pemeriksaan sifatnya wajib. Bagi yang tidak mau di periksa tidak diperbolehkan beroperasi oleh germo atau maminya," ujar Erry. Pemeriksaan sekret pada penghuni kompleks Sarirejo ini sebenarnya telah berjalan sejak 2006. Dan petugas yang turun, sebanyak lima tenaga medis, salah satunya dokter.
 
Erry menambahkan, salah satu penyebab tingginya pengidap IMS di kompleks PSK yang kini berubah menjadi kompleks karaoke tersebut, karena sebagian besar PSK tidak menggunakan pengaman saat berhubungan intim, yakni kondom. "Dari data yang ada, hanya 18 persen yang sadar menggunakan kondom," katanya.
 
Sejauh ini Komisi Penanggulangan AIDS Salatiga (KPA), Dinkes dan Dinkessos telah mengadakan program pemakain kondom 100 persen. Bahkan, dalam waktu dekat, Dinkes akan melakukan sisialisasi penggunaan kondom ke karyawan/pekerja perusahaan di wilayah Salatiga. "Sosialisasi tersebut tindaklanjuti dari temuan data tersebut, " ungkapnya.
 
Penyakit itu sendiri, diakui Erry bisa disebuhkan dengan mengonsumsi obat. Di mana, Dinkes Kota Salatiga sendiri telah rutin memberi obat kepada penghuni kompleks secara gratis, sebanyak dua macam. Masing-masing berjenis antibiotik.
 
Seperti diketahui, penghuni kompleks Sarirejo berusia antara 20-40 tahun, dan sebagian besar pendatang. Jika dulu penghuni kompleks ini murni penjaja seks, kini telah berubah. Di mana, ada penghuni kompleks hanya sebatas menemani tamu saat berkaraoke dengan tarif tertentu
Sumber

{ 0 comments... read them below or add one }

Post a Comment